JAKARTA, YouBlip – Google secara resmi memperluas akses ke Google Gemini Spark, asisten AI agentik yang mampu mengotomatisasi berbagai tugas di Google Workspace. Ekspansi ini diumumkan pada Juli 2026 dan mulai tersedia bertahap minggu ini bagi pelanggan berbayar Google AI Pro di Amerika Serikat dan Google AI Ultra secara global, kecuali beberapa wilayah di Eropa dan Afrika.
Google Gemini Spark dirancang untuk memudahkan pengguna mengelola alur kerja harian. Berbasis model
AI canggih Gemini 3.5, asisten agentik ini terintegrasi langsung dengan layanan Google Workspace seperti Docs, Gmail, dan Calendar. Pengguna dapat mengakses
Google Gemini Spark melalui sidebar desktop atau menu di perangkat seluler mereka.
Fitur-fitur utama yang ditawarkan Google Gemini Spark sangat beragam. Ini termasuk kemampuan menyusun prioritas harian dari email dan kalender, membuat draf email secara otomatis dari pengirim tertentu, merangkum percakapan email yang panjang, hingga menyusun laporan detail di Google Docs berdasarkan catatan rapat atau email yang diterima. Fungsionalitas ini bertujuan meningkatkan produktivitas secara signifikan.
Untuk menikmati fitur-fitur ini, pengguna harus berlangganan paket berbayar Google
AI Pro seharga USD 20 per bulan atau Google AI Ultra dengan biaya USD 100-200 per bulan.
Penting dicatat, akses
Google Gemini Spark tidak tersedia bagi pengguna gratis. Selain itu, ekspansi ini tidak mencakup wilayah European Economic Area (EEA), Swiss, Inggris, dan Nigeria, seperti yang diumumkan melalui
Google Workspace Blog.
“Gemini Spark adalah asisten agentik yang dapat menjalankan alur kerja penuh, dari membaca email hingga menyusun laporan,” kata perwakilan Google dalam presentasi Google I/O 2026 pada Mei lalu.
Perluasan Google Gemini Spark ini mengukuhkan posisi Google dalam pengembangan AI agentik yang melampaui kemampuan chatbot tradisional.
Spark bukan sekadar menjawab pertanyaan, melainkan mengeksekusi serangkaian tugas kompleks. Google jelas membidik segmen profesional dan korporat, bersaing langsung dengan produk seperti Microsoft Copilot dan OpenAI GPT Enterprise dalam pasar AI produktivitas.