Jakarta, YouBlip – Alphabet Inc. tengah merancang chip server baru bernama internal “Frozen v2” untuk mendukung efisiensi model kecerdasan buatan (AI) Gemini. Chip ini, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2028, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komputasi AI sambil mengurangi ketergantungan perusahaan pada pemasok eksternal seperti Nvidia, serta menekan biaya operasional AI yang sangat besar.
Pengembangan chip server Frozen v2 ini merupakan langkah strategis Alphabet dalam ekosistem AI. Laporan menyebutkan bahwa chip baru ini dirancang agar 6 hingga 10 kali lebih efisien dibanding chip AI Google saat ini, diukur dari jumlah token yang dihasilkan per unit daya. Peningkatan efisiensi ini menjadi krusial mengingat kebutuhan daya komputasi yang terus meningkat untuk model AI kompleks.
Google telah mengumumkan rencana belanja antara USD 180–190 miliar atau setara dengan sekitar Rp2.970–Rp3.140 triliun untuk strategi AI tahun ini. Dengan investasi sebesar ini, pengembangan chip server Frozen v2 diharapkan dapat mengoptimalkan pengeluaran tersebut. Langkah ini juga menempatkan Alphabet dalam persaingan ketat di pasar chip AI, yang kini didominasi Nvidia, tetapi semakin banyak perusahaan besar mengembangkan chip sendiri.
“Tim kami terus meneliti dan bereksperimen dengan inovasi baru untuk memberikan performa dan efisiensi maksimal bagi pengguna dan pelanggan. Tidak semua proyek masuk produksi, tetapi eksplorasi ini adalah bagian dari pendekatan full stack kami.”, kata Juru Bicara Google.
Analis industri memandang chip server Frozen v2 sebagai game changer. OpenAI, misalnya, meluncurkan chip inferensi “Jalapeño” pada Juni 2026, dan Anthropic dilaporkan menjajaki kemitraan chip dengan Samsung pada Juli 2026. Ini menunjukkan bahwa upaya internal Alphabet dengan chip server Frozen v2 adalah respons terhadap tren industri.
“Frozen v2 bisa menjadi chip paling efisien yang pernah dirancang Google, dengan peningkatan hingga 10 kali lipat.”, kata Analis Industri yang dikutip oleh The Information.
Respon pasar terhadap laporan mengenai chip server Frozen v2 cukup positif. Saham Alphabet naik sekitar 3% pada Senin pagi setelah berita tersebut dipublikasikan. Kenaikan ini mencerminkan keyakinan investor bahwa inisiatif internal dalam pengembangan hardware dapat mengurangi risiko dan biaya jangka panjang terkait AI.
“Kabar chip Frozen v2 menenangkan kekhawatiran investor terkait pengeluaran besar Alphabet untuk AI.”, kata Investor Wall Street.
Secara keseluruhan, pengembangan chip server Frozen v2 menegaskan komitmen Alphabet untuk menguasai teknologi inti AI. Dengan target rilis 2028, chip ini diposisikan untuk menjadi tulang punggung efisiensi Gemini AI di masa depan, memperkuat posisi Google dalam persaingan global.






