Jakarta, YouBlip – Samsung Electronics secara resmi mendirikan Robotics eXperience (RX) Business Promotion Office atau Samsung RX Division pada Juli 2026. Divisi baru ini mengonsolidasikan seluruh riset dan pengembangan robotik perusahaan, dipimpin langsung oleh TM Roh, CEO Samsung Electronics Mobile eXperience, dengan target jangka panjang mentransformasi seluruh fasilitas manufaktur Samsung menjadi “AI autonomous factories” pada tahun 2030.
Kantor pusat Samsung RX Division berlokasi di Seoul R&D Campus, Umyeon-dong. Tim kepemimpinan divisi ini diperkuat oleh Lee Dong-geon, mantan kepala strategi robot Boston Dynamics di Hyundai, sebagai Kepala Tim Strategi Robotik. Profesor Kim Eui-gyeom dari Ajou University, seorang ahli tangan robotik, juga turut bergabung dalam upaya pengembangan ini.
Pembentukan Samsung RX Division menjadi langkah strategis Samsung untuk memperkuat posisinya di industri robotik global. Fokus awal divisi ini adalah otomasi pabrik internal sebelum kemudian menawarkan solusi robotik ke produsen lain. Selain itu, Samsung RX Division juga berencana memperluas cakupannya hingga ke pengembangan robot humanoid. Pada tahun 2024, Samsung telah menjadi pemegang saham terbesar di Rainbow Robotics, produsen robot humanoid dan robo dog.
Divisi ini berinvestasi besar pada startup robotik global, khususnya yang berfokus pada teknologi manipulasi tangan dan humanoid. Samsung RX Division juga tengah mengembangkan teknologi kunci seperti Flex Titanium untuk engsel robotik, serupa dengan yang digunakan pada smartphone lipat. Robotic Hand Lab Samsung bahkan sudah berhasil mengembangkan teknologi tangan robotik canggih yang detailnya belum dipublikasikan secara luas.
Langkah Samsung RX Division ini menandai persaingan ketat di pasar robotik global. Sejumlah pemain besar lain juga telah meluncurkan inovasi robotik mereka. Tesla dengan robot Optimus, LG dengan Robotics Business Center yang diumumkan Juli 2026, Honor dengan robot humanoid pemenang half marathon, Unitree yang menggunakan humanoid untuk drop test smartphone, dan Hisense dengan robot humanoid “Harley” yang diperkenalkan Januari 2026, adalah beberapa di antaranya.
“Dengan RX Division, kami akan mengintegrasikan seluruh riset robotik Samsung dan mempercepat transformasi menuju pabrik otonom berbasis AI,” kata TM Roh, CEO Samsung Electronics MX.
“Pengalaman saya di Boston Dynamics akan membantu Samsung membangun strategi robotik global yang berfokus pada otomasi industri dan humanoid,” kata Lee Dong-geon, Kepala Tim Strategi Robotik Samsung RX.
“Samsung memiliki potensi besar untuk menggabungkan teknologi tangan robotik dengan sistem AI, menciptakan humanoid yang lebih cerdas dan adaptif,” kata Kim Eui-gyeom, Profesor Ajou University, pakar tangan robotik.






